JAKARTA, KOMPAS.com — Partai Belanda versus Brasil malam nanti boleh jadi merupakan laga yang paling bersejarah dan tidak akan dilewati bek Persija, Leonard Tupamahu. Pasalnya, dua tim yang akan bertarung ini merupakan tim jagoannya pada Piala Dunia 2010.
Namun untuk kali ini, pemain yang akrab disapa Leo ini memilih memberi dukungan kepada "Tim Oranye" Belanda. "Brasil kan tim yang sudah pasti bagus dan banyak pendukungnya, jadi saya pilih Belanda saja," kata Leo di Jakarta. Jumat (2/6/2010).
Meski demikian, ia mengaku tetap sulit memprediksi siapa yang bakal menang dalam laga perempat final yang berlangsung di Stadion Port Elizabeth, Jumat malam ini. "Mengenai peluang, saya rasa fifty-fifty-lah. Brasil itu kan tim hebat, tapi Belanda juga main dengan semangat, walaupun bukan semuanya pemain bintang," katanya.
Menurut dia, pertandingan ini akan alot, bahkan tidak tertutup kemungkinan harus ditentukan lewat tendangan penalti. Alasannya, ini partai hidup-mati. "Jadi, Belanda pasti akan main habis-habisan," paparnya.
Pemain yang mengaku sudah menjadi fans setia Belanda sejak lama ini pun menilai permainan Arjen Robben dkk jauh lebih baik. Hal ini dilihat dari hasil di beberapa pertandingan sebelumnya. Ia pun yakin Piala Dunia 2010 merupakan momen yang tepat untuk menepis julukan "Juara Tanpa Gelar" yang kerap melekat di tubuh skuad Belanda.
"Permainan Belanda sekarang berbeda dengan sebelum-sebelumnya. Di beberapa pertandingan penyisihan atau 16 besar, Belanda kurang begitu signifikan. Mungkin untuk simpan tenaga sebagai persiapan melawan tim hebat seperti Brasil, apalagi hampir semua pemain Brasil adalah pemain bintang," ujar pemain yang memiliki tinggi 1,79 meter ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar